kelingkumang.com

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Artikel Artikel Puskopdit Khatulistiwa

Puskopdit Khatulistiwa

E-mail Print PDF

Pendirian Puskopdit Khatulistiwa :

Change Era of Credit Union Movement in West Kalimantan

 

Pro ballein. Begitulah semboyan Pusat Koperasi Kredit (PUSKOPDIT) Khatulistiwa yang didirikan pada tanggal 18 Juli 2009 oleh 12 Credit Union di Aula Sekolah Penggodokan Aktivis (SPA) CUKK. Pro ballein merupakan kata dasar dari problem. Pro ballein di ambil dari bahasa latin.  Pro artinya berpihak. Ballein artinya perubahan atau kemajuan. Pro ballein artinya berpihak pada kemajuan dan terus melakukan perubahan. Apabila anda sedang menemui problem artinya anda sedang bergerak maju dan mendapatkan pelajaran baru serta mengambil pembelajaran baru dari masalah yang sedang anda hadapi.

 

Puskopdit Khatulistiwa merupakan salah satu dari tiga Pusat Koperasi Kredit di Kalbar. Inisiator puskopdit ini adalah CU Keling Kumang, CU Semarong, CU Banuri Harapan Kita, CU Puyang Gana, CU Mura Kopa, CU Semandang Jaya, CU Nyai Anta dan CU Tri Tapang Kasih. Bersama tiga CU lainnya. Ke delapan CU tersebut otomatis menjadi anggota CU Khatulistiwa.

 

Kedua,  Membangun sistem keorganisasian lembaga keuangan masyarakat yang berbasiskan anggota secara professional. Sebuah organisasi yang kuat ditentukan oleh system yang kuat serta sumber daya manusia yang tangguh. Sumber daya manusia yang tangguh tanpa di dukung oleh organisasi yang kuat akan sia-sia. SDM yang profesional dan sistem organisasi yang jelas, seperti dua sisi mata uang, harus sama-sama terus di perbaiki.

Pendirian Puskopdit Khatulistiwa memiliki 5 misi besar yaitu : Pertama, membangun kapasitas para insan CU. Kemampuan harus terus di tingkatkan terutama dalam mengembangkan dan mengelola serta memajukan ekonomi kerakyatan dalam hal ini ekonomi para anggota CU. Tanpa belajar terus menerus mustahil kita dapat berkembang dengan pesat. Di harapkan dengan adanya puskopdit Khatulistiwa, pelatihan untuk para aktivis sosial ekonomi kerakyatan tidak ada di dalam negeri tetapi juga dapat belajar dengan CU-CU luar Indonesia.

Ketiga, Membangun dan mengembangkan networking yang kuat sesuai dengan kebutuhan. Keahlian khusus ini dibutuhkan sesuai dengan perkembangan CU. Ada beberapa keahlian khusus yang di butuhkan CU seperti  Good Governance, Human Resources Development, leadership, Information Technology. Semakin maju CU, semakin banyak spesifikasi yang di butuhkan.  Jaringan ini selain harus terus memperkuat kerjasama antar CU atau antar puskopdit juga harus membuka jaringan luas di luar CU.   

Keempat, Mengembalikan pemurnian gerakan CU. Gerakan CU harus tetap menjadi milik semua golongan,milik semua agama dan milik semua aliran politik. Oleh karena itu harus terhindar dari gerakan politik praktis, primodialisme sempit dan berbagai kepentingan pribadi yang sesaat. Untuk itu kepentingan anggota harus diatas segala kepentingan. Anggota harus benar-benar terbantu dengan kehadiran CU. Ini sesuai dengan standar pengelolaan CU yang sustainable seperti yang di gariskan oleh ACCU Bangkok melalui ACCESS Branding. Standar ini harus terus menerus untuk kita adopsi sesuai dengan kondisi sosial budaya dimana CU kita berdiri.

Kelima, yang sangat penting adalah bahwa misi puskopdit ini patuh terhadap hukum. Oleh karena itu merasa penting CU-CU bergabung dengan puskopdit yang berbadan hukum. Dengan demikian kita dapat dikatakan beroperasi secara legal sesuai dengan Undang-Undang Perkoperasian Nomor 25 Tahun 1992. Puskopdit Khatulistiwa ini adalah Puskopdit yang berbadan hukum. Dengan demikian kami dapat memastikan bahwa anggota yang bergabung dengan 8 CU ini terlindungi secara hukum. Karena puskopdit Khatulistiwa adalah CU Sekunder Berbadan hukum dan di mana ke Delapan CU Primer yang bergabung juga telah memiliki Badan Hukum masing-masing.

Selamat atas peresmian puskopdit Khatulistiwa oleh Drs Cornelis MH, Gubernur Kalbar tepat di Jam Sembilan, lewat sembilan menit dan lewat sembilan detik pada tanggal sembilan di bulan yang ke Sembilan dan di tahun dua ribu Sembilan. Semoga ini angka keberuntungan bagi gerakan CU di Kalimantan Barat.***(oleh : Apai Thea)
 

Perkembangan

Januari 2010
Asset
USD 39,42 Millions
(Rp. 374.509.538.417)
Members
81.339 Peoples
Branch
55 Offices
Aktivis
197 Peoples