kelingkumang.com

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Berita Berita Bergabungnya CU TAMAN

Bergabungnya CU TAMAN

E-mail Print PDF

LAGI, 2.416 ORANG ANGGOTA CU. TAMAN PINDAH KE CUKK

Sejarah  terulang kembali. Begitulah kira-kira untuk menggambarkan pindahnya 2.416 orang anggota Credit Union Tani Mandiri (CU Taman)-Nanga Mau-Sintang  ke CU Keling Kumang (CUKK).  Hal ini terjadi setelah melalui proses negosiasi lebih dari delapan bulan terakhir.  Sebanyak 100 orang wakil anggota CU. Taman hadir dalam lokaka pemindahan anggota CU. Taman ke CUKK dibawah bimbingan kuasa hukum Sulistiono, Agatha Anida & Partners di Gereja Prostestan Ng. Mau, Kayan Hilir, KabupatenSintang (13/8/2009).

Hal ini terjadi mengulangi kesuksesan pemindahan anggota CU. Tuah Menua (CU TM), Sei Utik ke CU Keling Kumang akhir tahun lalu. Setelah melakukan masa pemulihan selama 4 bulan dengan serangkaian kegiatan hingga sekarang, CUKK berhasil mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap CU di wilayah Lintas Utara-Kapuas Hulu yang merupakan wilayah kerja CU TM. Kini CUKK dipinang oleh para pengurus dan staf CU. Taman untuk memulihkan dan memindahkan seluruh anggotanya sesuai dengan sistem dan cara kerja CUKK.

Setelah beberapa kali datang ke CUKK dan terakhir pertemuan antar pengurus ke dua CU,  akhirnya CUKK sepakat melakukan pemulihan terhadap para anggota CU Taman dengan beberapa syarat yang telah disepakati bersama. Kesulitan yang dialami oleh CU Taman jelas merupakan dampak dari krisis global langsung, dimana harga karet turun membuat tidak banyak angsuran yang masuk yang berakibat pada krisis likuiditas sehingga ketika anggota mau menarik simpanan atau mau mengajukan pinjaman kas dalam kondisi kosong. “Saat ini CU. Taman sangat sulit dalam bidang keuangan dan melaksanakan transaksi. Transaksi terpaksa dihentikan selama beberapa hari terutama di Kantor Pusat. Pengurus berusaha mencari solusi, bimbingan dan pendampingan terhadap CU. Taman. Sejak Rapat Anggota Tahunan bulan April 2009 yang lalu, kondisi CU. Taman sudah kurang sehat. Kurang sehatnya CU. Taman akibat kredit lalai mencapai 37,29% dan yang kedua, CU.Taman mengalami kesulitan likuiditas (ketersediaan dana segar). Seharusnya dana likuiditas minimal 10% dari total aset. Nyatanya CU Taman hanya mempunyai likuiditas sekitar 3%”, kata Yeprai Jalak, Ketua Dewan Pimpinan CU Taman saat lokakarya pemindahan anggota CU Taman di Gereja Protestasn, Ng Mau pada tanggal 13 Agustus 2009 lalu.

Dalam setahun ini kami terus berupaya mencari jalan keluar untuk memulihkan kondisi CU. Taman dengan meminta kucuran dana dari BKCUK, meminta audit, meminta bantuan pendampingan dari beberapa lembaga yang dulu menginiasi dan mendampingi kami ternyata semua itu tidak ada respon positif dan tidak mampu memecahkan masalah yang kami hadapi sekarang. Respon positif  setelah kami  melakukan pembicaraan intensif selama 8 bulan terakhir ternyata datang dari CUKK.  Hasilnya, dilaksanakannya lokakarya dengan CUKK hari ini. Dalam lokakarya inilah kami meminta pendapat terakhir dan melakukan konsultasi dengan anggota. Kami harap anggota dapat memberikan pendapat/masukan. Jika langkah ini tidak disetujui oleh anggota, maka kami pengurus angkat tangan mengurus CU Taman,” Kata Jalak menjelaskan jalan berliku untuk memulihkan CU Taman ini.

Drs Munaldus,MA, Ketua Dewan Pimpinan CUKK dalam kata sambutannya memberikan perumpaman tentang kondisi ini. Dia mengatakan bahwa kondisi pemindahan ini seperti sebuah bis yang membawa penumpang. Di tengah perjalanan, tiba-tiba saja bis ADAM ini mengalami kerusakan. Penumpang pun resah. Dalam situasi kebingungan, tiba-tiba melintas sebuah bis MBA dengan trayek yang sama. Sopir bis ADAM meminta bantuan kepada sopir bis MBA tersebut supaya bisa memberi tumpangan kepada penumpangnya. Setelah dipertimbangkan,  akhirnya sang sopir bis MBA pun bersedia memberikan tumpangan”. Pertanyaan berikutnya adalah kepada penumpang mau pindah apa tidak. Apabila setuju pindah tanpa harus membayar tiket lagi tetapi mau diatur berdasarkan aturan bis MBA maka sekarang bisa juga bisa pindah” jelas Munaldus. Secara serentak peserta menyatakan mau dan setuju. Acara lokakarya itupun di sambut riuh rendah tepuk tangan para anggota.

“Peralihan individu-individu dari CU. Taman ke CUKK ini merupakan terobosan baru  dalam dunia perkoperasian. Ada proses perjanjian yang menjadi ikatan antara dua pihak. Ini bukan membubarkan atau menggabungkan CU Taman ke CUKK, melainkan upaya terobosan hukum untuk untuk melindungi kepentingan anggota yang ada di CU. Taman. Proses ini legal karena didasari pada AD/ART Koperasi pasal 11 huruf F,” ungkap Sulistiono selaku Kuasa Hukum yang mengurus proses pemindahan ini.

Pemindahan ini merupakan bentuk komitment penuh CUKK mengembangkan ekonomi kerakyatan dan memberantas kemiskinan di Kabupaten Sintang. Sekaligus merupakan bentuk pengamalan nilai-nilai solidaritas dan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap Credit Union. Karena dari segi bisnis dan berbicara untung rugi, maka pemindahan ini tidak ada untungnya. Penuh resiko dan butuh komitment bersama yang kuat untuk benar-benar peduli dengan nasib para angota kata Yohanes RJ, General Manager CUKK bersemangat.

“Setelah ini tentu penting melakukan pendidikan ulang dengan para anggota dan menjelaskan proses pemindahan. Proses pemindahan simpanan dan pinjaman anggota dilakukan berdasarkan hasil audit,” lanjut H. Gimawan, Deputi sekaligus Ketua tim Audit sebelum pemindahan administrasi anggota dilakukan.

Kami berharap setelah ini kami dapat aktif kembali menyimpan dan mengembalikan pinjaman. Kami sudah sangat kenal dengan CUKK dari RRI, jadi kami tidak ragu lagi. Kami sangat senang dengan pemindahan. Ini merupakan jalan penyelamat terakhir bagi kami,” kata Ketai, salah satu anggota Eks CU Taman bersemangat. Untuk kabupaten Sintang kebetulan pengembangan CUKK  belum maksimal di wilayah Kayan dan Dedai. Dengan pemindahan anggota ini kami berharap CUKK dapat berkembang sangat baik di seluruh kecamatan kabupaten Sintang dan kabupaten lainnya yang merupakan calon propinsi Kapuas Raya. Ini sesuai dengan visi kita yaitu menjadi lembaga keuangan pilihan utama masyarakat di kawasan Timur Kalbar” ujar Paulus Miki, Kaur Diklat CUKK, menjelaskan dengan para anggota yang sedang asyik menikmati makan siang*** (oleh : Apai Thea)

 

Perkembangan

Januari 2010
Asset
USD 39,42 Millions
(Rp. 374.509.538.417)
Members
81.339 Peoples
Branch
55 Offices
Aktivis
197 Peoples